08
Mar

4 Vitamin dan Mineral untuk Mengobati Jerawat

Muncul jerawat di wajah memang bukan sesuatu yang menyenangkan. Muka menjadi kemerahan, belum lagi rasa sakit yang kadang ditimbulkan. Tidak jarang, ketika ke luar rumah pun kita berusaha untuk menyamarkan peradangan dan kemerahan akibat jerawat. Saat itu juga, Anda menginginkan jerawat cepat sembuh karena mengganggu kepercayaan diri Anda. Segala perawatan telah dilakukan untuk menyembuhkan jerawat, tapi bagaimana dengan vitamin dan mineral? Apakah vitamin dan mineral benar memiliki manfaat untuk menyembuhkan jerawat? Apa saja vitamin untuk jerawat yang perlu kita konsumsi?

Vitamin untuk jerawat: apa saja yang paling penting?

Ketika jumlah asupan vitamin dan mineral pada makanan tidak terpenuhi, maka akan terjadi keadaan defisiensi vitamin dan mineral. Kekurangan vitamin dapat menghasilkan komplikasi yang serius, salah satu contohnya adalah jerawat. Vitamin sangat bermanfaat untuk fungsi enzim, sel, organ, jaringan, dan sistem. Dengan mengonsumsi vitamin yang benar, kegunaan vitamin seperti antioksidan, antiperadangan, antibakteri, dan antikomedogenik akan bekerja untuk melawan jerawat, dan membalikkan proses biokimia. Berikut ini adalah vitamin dan mineral yang bisa Anda pertimbangkan untuk membantu menyembuhkan jerawat:

1. Vitamin A

Vitamin ini dibutuhkan untuk membantu penyembuhan jerawat, tapi pastikan Anda mengonsumsi vitamin A dengan benar. Vitamin A yang diminum, atau dikenal juga sebagai retinoid isotretinoin, digunakan untuk menyembuhkan peradangan dan jerawat yang parah, saat pengobatan lain tidak berhasil. Selain bermanfaat untuk pergantian sel kulit, isotretinoin juga berfungsi untuk mengurangi produksi sebum. Berdasarkan review yang dipublikasikan pada Oktober 2012 American Family Physician, 40% partisipan adalah orang dengan jerawat yang parah. Setelah melakukan pengobatan isotretinoin selama 20 minggu, mereka tidak lagi membutuhkan perawatan. Sedangkan 40% partisipan lainnya membutuhkan pengobatan yang langsung diberikan pada kulit, atau dengan antibiotik minum. Sisa 20% lainnya memerlukan tahapan kedua pemberian isotretinoin.

Namun, ketika Anda memutuskan untuk meminum suplemen vitamin A, pastikan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Asupan vitamin yang yang tinggi dapat menjadi racun di dalam tubuh. Anda juga bisa mendapat vitamin A yang diberikan langsung pada kulit. Retinoid (turunan dari vitamin A) diduga merupakan pengobatan yang efektif untuk jerawat karena kemampuannya untuk meregenerasi kulit dan menyembuhkan kulit dengan cepat. Kelemahannya, zat retinoid dapat melemahkan pertahanan alami kulit terhadap sinar matahari. Jadi, sebaiknya Anda juga menghindari paparan sinar matahari berlebihan ketika sedang dalam pengobatan ini.

2. Zinc

Zinc merupakan mineral yang dapat membantu menyembuhkan jerawat. Anda bisa meminumnya sebagai suplemen atau pengobatan yang diaplikasikan langsung pada kulit. Zinc dipercaya dapat mengurangi produksi minyak pada kulit, dan melawam infeksi bakteri serta peradangan. Pendapat ini dikemukakan berdasarkan review pada penelitian yang dikutip situs Health Line. Menurut The Institute of Medicine, asupan yang direkomendasikan untuk orang dewasa sekitar 8-11 mg per hari. Ada bukti bahwa 30 mg merupakan batas aman untuk membantu penyembuhan jerawat, tapi perlu diingat bahwa terlalu tinggi asupan zinc juga dapat berbahaya untuk tubuh. Beberapa orang bahkan mengeluhkan sakit setelah mengonsumsi zinc secara berlebihan. Jadi, konsumsi secukupnya saja.

3. Vitamin E

Sebenarnya, hubungan antara penyembuhan jerawat dengan vitamin E tidak terlalu erat, berbeda dengan vitamin A. Meskipun begitu, peneliti yang mempublikasikan topik Clinical and Experimental Dermatology pada Mei 2006, yang dikutip situs Livestrong, melaporkan terdapat 100 orang yang tidak mengobati jerawatnya memiliki level vitamin E yang lebih rendah dalam darahnya dibandingkan dengan orang tanpa jerawat. Adanya kaitan antara rendahnya vitamin E dalam darah dengan munculnya jerawat parah, bukan berarti bisa ditarik kesimpulan bahwa rendahnya vitamin E dapat menyebabkan jerawat. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan keefektifan vitamin E dalam penyembuhan jerawat.  Tapi perlu diingat juga bahwa vitamin E mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas, sehingga tetap memiliki manfaat pada kesehatan kulit.

4. Nicotinamide

Nicotinamide merupakan bentuk dari vitamin B3 atau niacin. Zat ini telah digunakan secara langsung untuk menyembuhkan jerawat. Sebuah penelitian yang dilaporkan pada Journal of the Turkish Academy of Dermatology pada tahun 2008, yang dikutip situs Livestrong, menemukan bahwa mengoleskan gel nicotinamide 4% dalam waktu 8 minggu dapat menurunkan level jerawat yang muncul pada orang yang memiliki jerawat ringan, atau sedang. Salah satu alasan efektivitasnya adalah antiperadangan yang ada pada nicotinamide.

Apa yang menyebabkan jerawat?

Jika harus menjelaskan penyebab pasti munculnya jerawat, kita harus mendengarkan kasus setiap orang, sebab penyebab masing-masing orang akan berbeda-beda. Pada kebanyakan kasus, jerawat disebabkan oleh peningkatan hormon androgen. Naiknya hormon tersebut dapat membuat kelenjar minyak di wajah memproduksi banyak minyak. Kalau sudah begitu, kerusakan dinding sel di wajah pun bisa terjadi, akibatnya bakteri akan berkembang. Sebagian besar kasus jerawat juga berasal dari genetik, namun dipicu juga oleh tingginya bakteri tertentu (propionibacterium acnes) di wajah.

Selain itu, sebuah studi yang dipublikasi oleh Journal of the Academy of Nutrition and Diatetics, ditemukan bahwa diet glikemik tinggi dapat memicu penyebaran jerawat. Berikut ini makanan dengan glikemik tinggi, seperti:

  • Roti putih
  • Kentang putih
  • Makanan olahan
  • Makanan bergula
  • Nasi
  • Pizza dan makanan cepat saji lainnya

Yang perlu Anda ingat tentang perawatan vitamin dan mineral

Jika Anda memiliki jerawat yang cukup mengganggu, sebaiknya segara konsultasikan pada dokter dan dermatologis. Mereka akan mengobservasi penyebabnya dan melakukan perawatan yang cocok untuk Anda, salah satunya adalah pemberian vitamin dan mineral untuk menyembuhkan jerawat. Beberapa pengobatan mungkin akan melibatkan vitamin dengan dosis tinggi yang dapat dipantau oleh dokter. Perlu diketahui bahwa pengobatan ini mungkin akan memiliki efek samping yang serius. Contohnya, isotretinoin dapat meningkatkan risiko keguguran jika diminum oleh ibu hamil.  Jadi pastikan Anda berkonsultasi pada dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suplemen.

SUMBER

Leave a Reply