02
Feb

Cara Mengetahui Jenis Kulit Wajah Dan Cara Merawatnya!

Ledis, sudah seberapa jauhkan kamu mengenal jenis kulitmu sendiri? Mengenal jenis kulit sendiri dengan baik adalah salah satu bukti kalau kamu peduli dengan kesehatan kulitmu. Wajib hukumnya untuk mengetahui jenis kulit kita, karena dengan mengetahuinya kita jadi tahu bagaimana cara merawatnya.

Merawat kulit dengan cara yang random alias coba-coba saja, sama saja dengan menyiksa diri. Kalau cocok sih bagus, kalau tidak? Bukannya untung tapi malah buntung! Kosmetik perawatan wajah yang tidak cocok dengan kulit bisa berubah jadi racun bagi kulitmu.

Nah, sebelum terlambat, sekaranglah saat yang tepat untuk mulai melek soal jenis kulit wajah kamu, ledis. Ketahui termasuk ke dalam jenis apakah kulit wajahmu dan bagaimana cara melakukan perawatannya. Berikut ulasannya:

 

1. Kulit normal: Kulit yang tak memiliki banyak masalah namun tetap perlu dirawat dan dijaga kebersihannya.

Kulit normal

Kulit normal via www.parabellas.com

Jenis kulit yang satu ini paling mudah perawatannya. Kelembabannya sangat seimbang, tidak terlalu berminyak maupun terlalu kering. Bagi kamu yang memiliki kulit wajah normal, kamu tidak terlalu sering mengalami masalah dengan kulit wajah.

Ciri-ciri dari kulit normal adalah kelembaban dan keelastisitasannya selalu terjaga, segar, lembut, pori-pori kulit nyaris tidak terlihat, tidak kusam maupun kering, dan produksi minyak pada kulit terhitung wajar.

Meski terlihat baik-baik saja, kulit normal tetap harus dirawat. Hanya saja tidak perlu melakukan perawatan khusus. Kamu cukup menjaga kebersihan kulit wajahmu dan jangan lupa untuk selalu memberikan pelembab. Kalau tidak, jerawat, keriput, maupun komedo bisa saja muncul kapan saja.

 

2. Kulit berminyak: Dimana produksi minyak pada wajah tidak terkontrol sehingga mudah lengket dan kotor.

Wajah berminyak

Wajah berminyak via www.onmed.gr

Produksi minyak pada kulit ini tidak terkontrol, dan biasanya terjadi pada “T-zone”, yaitu dahi, hidung dan dagu. Kulit berminyak ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu karena faktor genetik, pubertas, maupun faktor dari luar seperti makanan, minuman, lingkungan, atau stres.

Ciri-ciri kulit berminyak di antaranya mudah sekali berminyak dan lengket di sekitar T-zone, wajah terlihat mengkilat, mudah berjerawat, pori-pori terlihat besar, dan kosmetik tidak mudah menempel.

Untuk menanganinya, cucilah wajahmu 2x saja dalam sehari saat mandi pagi dan sore. Untuk menghilangkan minyak, cukup bersihkan dengan tisu atau kertas penyerap minyak. Jika timbul jerawat atau komedo, jangan dipecahkan karena akan semakin parah. Gunakan produk kecantikan wajah yang berlabel “non oil” atau ”non comedogenic”. Lebih engkapnya, kamu bisa baca di sini!

 

3. Kulit kering: kulit yang kekurangan kadar minyak sehingga tidak elastis, nampak kasar, dan mudah keriput.

Kulit wajah kering

Kulit wajah kering via www.kobietapo30.pl

Berkebalikan dengan kulit berminyak, pada kulit kering kelenjar minyak justru tidak mampu memproduksi minyak dengan baik. Sehingga kadar minyak tidak cukup untuk melindungi dan melembabkan kulit wajah.

Ciri-ciri umum dari jenis kulit ini adalah wajah yang kusam dan kasar, tidak elastis, pori-pori hampir tidak terlihat, mudah bersisik, dan garis-garis pada wajah terlihat dengan jelas. Jika tidak dirawat, kulit ini akan mudah sekali mengalami iritasi, peradangan, dan mudah keriput.

Merawat kulit yang kering harus telaten. Rajin minum air putih secukupnya, jangan terlalu sering mandi dengan air panas, jangan terlalu lama saat mandi, pakailah sabun mandi yang kandungannya ringan, hindari sabun yang mengandung detergen atau deodoran, dan wajib hukumnya untuk selalu memakai krim pelembab.

 

4. Kulit sensitif: Kondisi kulit yang sangat tipis dan sangat peka terhadap berbagai macam produk kosmetik dan lingkungan.

kulit senditif

kulit senditif via www.filenades.gr

Jenis kulit ini sangat peka terhadap lingkungan maupun benda-benda yang menempel pada kulit. Hal ini disebabkan oleh kondisi kulit yang sangat tipis, pembulu darah kapiler dan saraf terletak sangat dekat dengan permukaan kulit sehinga mudah terserang alergi.

Jenis kulit ini sangat sulit untuk diamati secara langsung. Untuk mengetahuinya dengan pasti, dibutuhkan pengetesan dari dermatolog terlebih dahulu. Namun kamu bisa mengenalinya melalui ciri-ciri berikut: ekstur yang sangat tipis, mudah sekali alergi dan iritasi, kulit terlihat kemerah-merahan.

Pada dasarnya, merawat kulit ini tidaklah ribet kok. Yang terpenting adalah mencegah dan melindungi kulit agar tidak alergi atau iritasi. Selalu pakai tabir surya untuk menangkal radiasi sinar UV, pastikan memakai pelembab dan produk kecantikan yang cocok, jangan merokok, selalu bersihkan wajah sebelum tidur.

 

5. Kulit kombinasi: Perpaduan antara dua jenis kulit wajah yang juga membutuhkan perawatan kombinasi.

kulit wajah kombinasi

kulit wajah kombinasi via www.bhl.com.ua

Kulit jenis ini kebanyakan dimiliki oleh orang-orang yang tinggal di iklim tropis. Kulit kombinasi terjadi apabila kadar minyak pada wajah tidak tersebar merata. Pada beberapa bagian wajah kadar minyak sangat berlebihan, sedangkan bagian lainnya terlalu kering. Ada beberapa macam kulit kombinasi, yaitu: normal – berminyak, kering – berminyak, atau berminyak – sensitif.

Ciri-ciri dari kulit kombinasi adalah pada T-zone wajah produksi minyak sangat aktif, sedangkan area yang lain cenderung normal atau bahkan kering. Selain itu, tekstur kulit pada area yang berminyak akan terjadi penebalan, namun pada area kulit yang normal atau kering cenderung tipis.

Merawat kulit jenis ini juga perlu perawatan kombinasi. Gunakan dua produk perawatan kulit wajah, yaitu produk kulit berminyak untuk T-zone, sedangkan produk kulit normal atau kering gunakan untuk area pipi dan mata.

 

Gimana Ledis? Sekarang kamu sudah tahu kan ternyata kulit itu ada macam-macam jenis. Sekarang saatnya kamu mengenali kulit wajahmu, dan mulai lakukan perawatan sesuai kebutuhannya ya!

 SUMBER

Leave a Reply